Cara Mencegah Busuk Akar pada Tanaman Cabai

Cara Mencegah Busuk Akar pada Tanaman Cabai

Busuk akar pada cabai adalah mimpi buruk petani. Tanaman yang kelihatan sehat dari luar tiba-tiba layu di siang hari, sedikit segar kembali di malam hari, lalu layu permanen dalam 2-3 hari. Saat kamu cabut, akarnya hitam dan berbau busuk. Biasanya saat gejala sudah separah ini, sudah terlambat untuk menyelamatkan tanaman tersebut.

Kunci utamanya adalah pencegahan – dan pencegahan busuk akar pada cabai sebenarnya tidak rumit kalau kamu tahu mekanismenya.

Kenapa Busuk Akar Terjadi?

Penyebab utama busuk akar cabai adalah jamur Phytophthora capsici dan Fusarium oxysporum. Keduanya berkembang pesat dalam kondisi tanah yang terlalu lembab (tergenang atau drainase buruk), suhu tanah tinggi, dan tanah yang padat sehingga aerasi buruk. Intinya: akar yang kekurangan oksigen jadi sangat rentan terhadap infeksi jamur patogen ini.

Pencegahan Sejak Sebelum Tanam

Pencegahan busuk akar pada tanaman cabai

Perbaiki drainase: Buat bedengan yang cukup tinggi (minimal 20-30 cm) agar akar cabai tidak pernah terendam genangan meski hujan lebat. Ini langkah terpenting.

Sterilisasi media tanam: Untuk bibit dalam polybag atau bedeng persemaian, gunakan campuran tanah yang sudah digemburkan dengan kompos matang dan sedikit sekam bakar. Hindari tanah yang pernah terkena busuk akar.

Perlakuan benih: Rendam benih dalam larutan fungisida berbahan aktif metalaksil sebelum disemai. Ini mengurangi risiko patogen terbawa dari benih.

Pencegahan Selama Pertumbuhan

Jaga kelembaban tanah – bukan kebasahan: Cabai butuh tanah lembab, bukan tanah becek. Lebih baik kurang siraman daripada lebih. Cek dengan memasukkan jari ke tanah 5 cm – kalau masih lembab, tunda penyiraman.

Aplikasi Trichoderma: Jamur antagonis Trichoderma sp. yang tersedia dalam bentuk pupuk hayati bisa menekan populasi Phytophthora dan Fusarium di tanah. Aplikasikan saat tanam dan setiap 2-3 minggu sekali.

Pergiliran tanaman: Jangan tanam cabai di lahan yang sama lebih dari 2 musim berturut-turut. Rotasi dengan tanaman yang bukan inang Phytophthora (seperti jagung atau padi) selama satu musim.

🌾 Terapkan Tips Ini Lebih Mudah dengan AgriAgent

AgriAgent membantu kamu monitoring, catat, dan evaluasi semua kegiatan tani dari satu aplikasi. Download gratis sekarang.

📱 Download AgriAgent Gratis

Busuk akar yang dicegah jauh lebih mudah dan murah dibanding yang harus diobati. Terapkan langkah pencegahan ini sejak awal, dan lahan cabaimu akan jauh lebih produktif dan tahan penyakit.

WhatsApp X/Twitter Facebook LinkedIn Email

Tinggalkan komentar