Cara Bikin Pupuk Organik Cair dari Limbah Ternak
Limbah ternak – kotoran sapi, kambing, ayam, atau bahkan urine hewan – adalah harta yang sering dibuang begitu saja. Padahal dengan proses fermentasi yang tepat, limbah ini bisa diubah menjadi Pupuk Organik Cair atau POC yang kualitasnya tidak kalah dari pupuk sintetis, dengan biaya hampir nol.
Bahan dan Persiapan
Bahan utama: 10 kg kotoran ternak segar (sapi, kambing, atau ayam), 1 liter urine ternak (opsional tapi sangat memperkaya kandungan N), 200 ml MOL atau EM4 sebagai starter fermentasi, 3 sendok makan molase atau gula merah cair, 20 liter air bersih (non-klorin).
Alat: Drum atau tong plastik 30 liter dengan tutup, selang kecil untuk ventilasi gas, botol berisi air untuk menyegel ujung selang.
Proses Pembuatan
Larutkan molase dalam sedikit air hangat. Masukkan kotoran ternak ke dalam drum, tambahkan MOL/EM4 dan larutan molase, aduk rata, lalu tambahkan sisa air. Tutup rapat dengan sistem ventilasi: selang kecil yang satu ujungnya di dalam drum dan ujung lainnya terendam di botol berisi air. Ini memungkinkan gas CO2 keluar tapi udara luar tidak masuk.
Fermentasi 10-14 hari di tempat teduh. Aduk setiap 2-3 hari. POC siap saat baunya berubah dari bau kotoran menjadi bau asam yang khas seperti tape – tanda fermentasi anaerob berhasil.
Cara Pakai di Lahan
Saring POC sebelum digunakan. Encerkan 1:10 sampai 1:15 dengan air untuk aplikasi kocor di sekitar perakaran, atau 1:20 sampai 1:25 untuk semprotan daun. Aplikasikan setiap 1-2 minggu sekali sepanjang musim tanam.
Terapkan Tips Ini Lebih Mudah dengan AgriAgent
Monitor lahan, catat kegiatan tani, dan dapatkan rekomendasi AI dari ponselmu.