Masa Tanam Padi: Berapa Lama dari Semai sampai Panen?
Masa tanam padi dari benih semai sampai gabah panen adalah 4-5 bulan. Tapi banyak petani masih bingung soal hitungannya yang benar. Mari kita urai per tahap.
Empat Tahap dan Durasinya

Persemaian (20-30 hari): Benih disemai sampai bibit punya 3-4 daun dan siap pindah tanam. Kesalahan di sini – semai terlalu lebat, nutrisi kurang, penyakit benih – terbawa sepanjang musim.
Fase Vegetatif (30-65 HST): Anakan aktif terbentuk. Ini fase yang menentukan jumlah malai per rumpun. Kekurangan N langsung mengurangi anakan. Pastikan pengairan dan pemupukan tepat di fase ini.
Fase Reproduktif (65-85 HST): Malai terbentuk, bunting, berbunga. Fase paling kritis – stres apapun di sini langsung mengurangi biji yang terisi. Kekeringan di bunting = biji hampa.
Fase Pematangan (85-116+ HST): Biji mengisi dan memadat. Kualitas manajemen di fase ini menentukan kualitas gabah yang dipanen.

Kenapa Umur Panen di Label Benih Tidak Sama dengan Kenyataan?
Umur panen varietas dihitung dari tanam pindah, bukan dari semai. Tambahkan 20-30 hari persemaian ke angka di label. Ciherang “116 hari” = 116 hari dari tanam pindah + 25 hari semai = 141 hari total dari benih disemai. Suhu lebih tinggi dari normal mempercepat perkembangan, suhu lebih rendah memperlambat. Di dataran tinggi, umur panen bisa lebih panjang 10-15 hari dari label.
Jadwal Tanam & Panen Lebih Tepat dengan AgriAgent

AgriAgent menghitung jadwal tanam dan prediksi panen optimal berdasarkan koordinat sawahmu dan data BMKG real-time.
Panduan utama: Panen Padi Berapa Bulan?
Artikel terkait:
- Panen Padi Berapa Bulan? Panduan Lengkap MT1, MT2, MT3 dan Variasinya ← Panduan Utama
- Musim Panen Padi Indonesia: Kapan, Di Mana, dan Dampaknya ke Harga
- Tanda Padi Siap Panen: Panduan Visual yang Bisa Langsung Dipakai
- Cara Panen Padi yang Benar: Manual, Mesin, dan Mana yang Lebih Efisien
- Panen Sawah Berapa Bulan Sekali? Strategi Maksimalkan 2-3 MT per Tahun
- Pasca Panen Padi: Dari Sawah ke Gudang Tanpa Susut Besar