Pasca Panen Padi: Dari Sawah ke Gudang Tanpa Susut Besar

Pasca Panen Padi: Dari Sawah ke Gudang Tanpa Susut Besar

Panen bukan akhir pekerjaan – ini awal fase yang sama pentingnya. Penanganan pasca panen yang buruk bisa menghilangkan 5-15% dari nilai produksi yang sudah kamu hasilkan selama 4 bulan. Sebagian besar kerugian ini bisa dicegah.

Alur Pasca Panen yang Meminimalkan Susut

Alur pasca panen padi dari sawah sampai siap jual

Perontokan segera (dalam 12-24 jam): Jangan biarkan ikatan padi terlalu lama sebelum dirontokkan. Dalam 12-24 jam di cuaca panas lembab, fermentasi bisa mulai di ikatan yang rapat. Power thresher lebih efisien dan susutnya lebih rendah dari gebot manual.

Pembersihan: Tampi atau blower untuk memisahkan jerami halus, sekam pecah, dan kotoran ringan. Gabah bersih dihargai lebih baik dan lebih tahan simpan.

Pengeringan segera ke 14% kadar air: Target untuk simpan atau jual sebagai GKG. Penjemuran 2-3 hari di cuaca cerah dari kadar air 22-25% ke 14% sudah cukup. Aduk setiap 2 jam.

Penyimpanan gabah dan jangan bakar jerami

Satu Kesalahan yang Paling Merugikan: Bakar Jerami

Setiap kali kamu bakar jerami, kamu bakar sekitar 80% dari K (kalium) yang sudah diserap tanaman dari pupuk yang kamu beli. Jerami padi mengandung K, Si, dan sebagian N yang sangat berharga. Benamkan jerami saat pengolahan tanah berikutnya. Kalau tidak mau membenam, setidaknya biarkan terdekomposisi di permukaan – jangan dibakar.

Jadwal Tanam & Panen Lebih Tepat dengan AgriAgent

AgriAgent

AgriAgent menghitung jadwal tanam dan prediksi panen optimal berdasarkan koordinat sawahmu dan data BMKG real-time.

Download AgriAgent Gratis

Panduan utama: Panen Padi Berapa Bulan?

WhatsApp X/Twitter Facebook LinkedIn Email