Kalender Tanam Padi Nusa Tenggara Timur 2026: Jadwal MT1, MT2 & Varietas Unggulan

Kalender Tanam Padi Nusa Tenggara Timur 2026: Jadwal MT1, MT2 & Varietas Unggulan

NTT adalah provinsi yang paling jujur soal keterbatasannya: musim kering 7–8 bulan per tahun, curah hujan terendah di Indonesia bagian barat, dan tanah latosol yang keras. Tapi dari keterbatasan ini, ada ketangguhan yang tidak dimiliki daerah lain.

Produksi padi NTT sangat kecil dibanding kebutuhan — provinsi ini mengimpor beras dari luar. Sentra yang ada: Manggarai (Flores barat, lebih basah), Ende dan Ngada (tengah Flores), Belu dan TTU (Timor, dekat perbatasan Timor-Leste). Sumba punya musim kering paling ekstrem.

Jadwal Tanam Padi Nusa Tenggara Timur 2026

Musim Tanam Mulai Tanam Panen Catatan
MT Utama – Flores Desember 2025–Januari 2026 April–Mei 2026 Manggarai lebih basah, bisa mulai Desember. Ende dan Ngada: Januari. Varietas genjah 90–100 hari kritis.
MT Utama – Timor Barat Desember 2025–Januari 2026 April–Mei 2026 Kupang, TTS, TTU: musim hujan Desember–April. Varietas sangat genjah 85–95 hari untuk panen sebelum kemarau.
MT Utama – Sumba Januari 2026 April–Mei 2026 Musim hujan singkat dan intensif. Varietas paling genjah yang ada. Padi gogo lebih umum dari padi sawah.
MT2 – Manggarai (terbatas) Mei–Juni 2026 Agustus 2026 Hanya di lahan irigasi Manggarai yang airnya ada sampai Agustus. Sangat terbatas.

Varietas yang Tepat untuk Lahanmu di Nusa Tenggara Timur

Flores – Jendela Hujan Lebih Lama

  • Inpari 13 (103 hari) – cocok untuk Manggarai dan Ende
  • Situ Bagendit – toleran kondisi air terbatas

Timor dan Sumba – Genjah Ekstrem

  • Inpago yang paling genjah (85–95 hari) – satu-satunya yang bisa selesai sebelum kemarau
  • Padi gogo lokal NTT – sudah teradaptasi bertahun-tahun, ketahanannya tidak tertandingi varietas modern untuk kondisi ini

Lebih Sesuai dari Padi di NTT

  • Jagung lokal putih NTT – sudah ekspor, lebih sesuai iklim, sudah ada pasar
  • Sorgum, ubi kayu, kacang-kacangan – pangan pokok tradisional yang lebih tahan kekeringan

OPT Utama di Nusa Tenggara Timur

Blast di kondisi basah singkat: Saat hujan lebat yang singkat di awal musim, blast bisa meledak cepat dan menyerang sebelum sempat disemprot fungisida. Varietas tahan blast sangat penting.

Tikus: Di lahan yang terisolasi dengan sedikit petani, kontrol tikus komunal sangat krusial. Satu rumpun sawah yang diserang tikus di NTT bisa menjadi sumber kerugian yang sangat signifikan karena skala produksinya kecil.

Risiko yang Perlu Diantisipasi

Puso karena kekeringan: Risiko terbesar di NTT. Tahun El Nino kuat, bahkan tanaman yang sudah hampir bunting bisa gagal total kalau hujan berhenti tiba-tiba. Asuransi pertanian AUTP sangat disarankan — premi Rp36.000/ha, ganti rugi Rp6 juta/ha kalau puso.

Jendela tanam yang sangat sempit: Di Sumba dan Timor, jendela antara mulai hujan dan harus sudah panen hanya 3–4 bulan. Keterlambatan tanam 2 minggu saja bisa berarti panen di saat kemarau sudah tiba.

Update 2026 untuk Petani Nusa Tenggara Timur

Program food estate jagung NTT 2026 memberikan insentif yang lebih besar ke jagung dari pada padi — subsidi benih, jaminan pembelian, dan akses ke ekspor. Petani NTT yang masih bisa diversifikasi ke jagung lokal putih perlu mempertimbangkan ini serius sebagai tambahan atau pengganti padi.

Panduan Ini Hanya Titik Awal

NTT tidak perlu memaksakan diri jadi lumbung beras. Tapi setiap daerah yang punya jendela hujan bisa dimanfaatkan untuk padi — dengan varietas yang tepat dan timing yang presisi. Satu musim tanam yang berhasil lebih baik dari dua yang gagal.

AgriAgent menghitung jadwal tanam optimal berdasarkan koordinat GPS lahanmu, bukan rata-rata provinsi.

Rencanakan Musim Tanam dengan AgriAgent

Kalender tanam AI, prakiraan cuaca, dan rekomendasi komoditas tersedia di satu aplikasi. Download gratis.

Download AgriAgent Gratis

WhatsApp X/Twitter Facebook LinkedIn Email