Penyakit Daun Padi: 5 Jenis Utama, Cara Identifikasi, dan Pengendalian yang Tepat
Daun padi menguning, ada bercak, atau bergaris – dan petani langsung semprot fungisida. Seringkali ini langkah yang salah. Tidak semua gejala di daun padi berasal dari jamur. Ada yang bakteri, ada yang virus, ada yang hara, ada yang hama. Masing-masing butuh penanganan berbeda.
Artikel ini memetakan 5 penyakit daun padi yang paling umum di Indonesia, dengan panduan identifikasi visual yang bisa dilakukan tanpa alat lab.
Peta Penyakit Daun Padi: Identifikasi Cepat di Lapangan
| Gejala yang Dilihat | Kemungkinan Penyakit | Penyebab | Obat |
|---|---|---|---|
| Bercak berlian abu-abu dengan tepi coklat di daun | Blast daun | Jamur Pyricularia oryzae | Fungisida Trisiklazol, Azoksistrobin |
| Hawar dari tepi daun, daun mengering seperti terbakar | Hawar Daun Bakteri (HDB) | Bakteri Xanthomonas oryzae | Bakterisida tembaga, varietas tahan |
| Bercak coklat oval dengan halo kuning | Bercak coklat (brown spot) | Jamur Helminthosporium oryzae | Fungisida Mankozeb, Propikonazol |
| Daun menguning dari bawah, seluruh rumpun kerdil | Tungro | Virus (ditularkan wereng hijau) | Tidak ada – kendalikan wereng hijau |
| Bercak putih atau coklat sempit memanjang di daun | Bercak Cercospora (narrow brown leaf spot) | Jamur Cercospora janseana | Fungisida preventif, varietas tahan |
Blast Daun Padi: Musuh Nomor Satu
Blast adalah penyakit padi yang paling banyak menyebabkan kerugian secara global, termasuk di Indonesia. Disebabkan jamur Pyricularia oryzae (nama lama: Magnaporthe oryzae), blast bisa menyerang hampir semua bagian tanaman – daun, leher malai, buku-buku batang.
Gejala klasik blast daun: bercak berlian atau romboid berwarna abu-abu di tengah dengan tepi coklat dan halo kuning. Bercak bisa membesar dan bergabung, menyebabkan seluruh daun mati. Pada kondisi lembab, permukaan bercak terlihat seperti abu-abu berbulu (sporulasi jamur).
Yang membuat blast berbahaya: bisa menyebar sangat cepat saat kondisi ideal (suhu malam 20-25°C, kelembaban >90%, embun pagi). Dari beberapa bercak di satu rumpun, dalam 3-5 hari bisa menyebar ke seluruh hamparan kalau tidak ada tindakan.
Waspadai Blast Leher Malai – Lebih Berbahaya dari Blast Daun
Blast leher malai (neck blast) menyerang leher/pangkal malai saat padi mulai berbunga. Malai tidak bisa keluar sempurna atau patah, gabah hampa semua. Ini fase kritis – fungisida preventif saat padi mulai keluar malai sangat direkomendasikan di daerah endemik blast.
Bercak Coklat: Tanda Tanaman Stres
Bercak coklat (brown spot) sering muncul bersamaan dengan kondisi kekurangan hara – terutama kalium dan silika. Jamur Helminthosporium oryzae lebih mudah menyerang tanaman yang sudah lemah karena kekurangan nutrisi atau stres air.
Bedanya dari blast: bercak coklat berbentuk oval (bukan romboid), ada halo kuning di sekeliling bercak, dan lebih sering muncul di daun bagian bawah-tengah daripada daun atas. Kalau blast seringnya di daun atas dan daun bendera, bercak coklat lebih merata di seluruh daun.
Tungro: Penyakit Virus yang Tidak Bisa Diobati
Sudah dibahas di artikel lain, tapi perlu disebut di sini karena gejalanya seringkali mengecohkan. Tungro disebabkan oleh dua jenis virus sekaligus (RTBV dan RTSV) yang ditularkan oleh wereng hijau. Daun menguning dari bawah, warna khas oranye-kemerahan, tanaman kerdil, anakan sedikit.
Tidak ada fungisida atau bakterisida yang efektif untuk tungro. Satu-satunya cara mengendalikan adalah memotong rantai penularan: basmi wereng hijau sebagai vektor, gunakan varietas tahan (Inpari 7, 8, 9, 37, 38), dan tanam serempak untuk memutus siklus.
Panduan Fungisida untuk Penyakit Daun Padi
| Bahan Aktif | Efektif untuk | Dosis/ha | Waktu Semprot |
|---|---|---|---|
| Trisiklazol | Blast daun dan leher | 500-750 g | Preventif: saat anakan maksimal dan saat heading. Kuratif: segera saat gejala awal |
| Azoksistrobin | Blast + bercak coklat | 200-400 ml | Preventif/kuratif, efektivitas tinggi |
| Propikonazol | Bercak coklat, cercospora | 300-500 ml | Saat gejala muncul |
| Mankozeb | Bercak coklat (preventif) | 1-2 kg | Preventif rutin saat kelembaban tinggi |

Foto Daun Padi → Diagnosa Langsung
Upload foto gejala ke AgriAgent – blast, HDB, bercak coklat, atau tungro teridentifikasi dalam detik, lengkap dengan rekomendasi fungisida/bakterisida yang tepat.
Artikel terkait:
Blast Padi: Panduan Lengkap Pengendalian |
Hawar Daun Bakteri pada Padi |
Penyakit Tungro: Cara Pencegahan dan Pengendalian