Wereng Batang Coklat: Biotipe, Gejala Hopperburn, dan Strategi Pengendalian Berbasis Data

Wereng Batang Coklat: Biotipe, Gejala Hopperburn, dan Strategi Pengendalian Berbasis Data

Wereng coklat adalah ancaman yang berbeda dari kebanyakan hama padi – mereka bisa memusnahkan seluruh hamparan dalam hitungan hari. Fenomena “hopperburn” – sawah yang tampak seperti terbakar dalam semalam – bukan lebay. Itu nyata, dan sudah terjadi di ribuan hektar sawah Indonesia.

Artikel ini untuk PPL dan petani yang mau memahami wereng coklat di level yang cukup untuk membuat keputusan pengendalian yang benar, bukan sekadar “semprot kalau ada wereng”.

Biotipe Wereng Coklat: Kenapa Varietas yang Kemarin Tahan, Sekarang Tidak

Ini yang membuat wereng coklat jauh lebih rumit dari hama lain. Wereng coklat punya biotipe yang berbeda-beda yang bisa mengatasi gen ketahanan varietas padi tertentu. Di Indonesia dikenal biotipe 1, 2, 3, dan biotipe baru yang terus berkembang.

Biotipe Varietas yang Diatasinya Dominansi di Indonesia
Biotipe 1 Tidak ada ketahanan khusus – semua varietas rentan Historis, sudah banyak tergantikan
Biotipe 2 Mengatasi gen Bph1 (di varietas IR26, dll) Jawa Barat, Jawa Tengah
Biotipe 3 Mengatasi gen bph2 (di beberapa Inpari lama) Jawa Timur, Sulawesi
Biotipe baru Mengatasi kombinasi gen – masih diteliti Muncul sporadis, BB Padi sedang monitoring

Implikasinya: varietas yang “tahan wereng” itu tahan terhadap biotipe tertentu. Kalau biotipe yang dominan di daerahmu berbeda dari yang diuji saat pelepasan varietas, varietasnya bisa tetap diserang. Konsultasikan dengan BPTPH setempat biotipe mana yang dominan di daerahmu.

Hopperburn: Ketika Wereng Menang Sebelum Petani Sadar

Hopperburn adalah kondisi ketika wereng sudah berkembang ke populasi yang sangat tinggi dan menghisap padi lebih cepat dari kemampuan tanaman untuk pulih. Sawah yang kemarin tampak hijau, besok pagi sudah kuning kecoklatan di satu titik. Dalam 2-3 hari, titik itu meluas ke seluruh hamparan.

Kenapa cepat sekali? Karena wereng berkembang biak di dalam kanopi padi yang tertutup – populasi ribuan per rumpun tidak terlihat dari tepi sawah sampai kerusakannya sangat parah. Saat petani baru sadar ada serangan, populasi sudah meledak.

Ambang Ekonomi Wereng Coklat

1-2 ekorper rumpun saat fase bibit – segera kendalikan
5 ekorper rumpun saat vegetatif – wajib kendalikan segera
10+ ekorper rumpun – populasi kritis, risiko hopperburn tinggi

Sumber: BB Padi. Hitung wereng pagi hari sebelum padi bergerak terkena angin

Pilihan Insektisida untuk Wereng Coklat: Waspada Resistensi

Wereng coklat sudah menunjukkan resistensi terhadap beberapa bahan aktif di daerah dengan intensitas pemakaian tinggi. Imidakloprid – yang dulu efektif – kini resistensinya sudah tinggi di banyak daerah. Penggunaan yang harus dihindari: Imidakloprid dan insektisida neonicotinoid lain sebagai pilihan utama di daerah dengan riwayat resistensi.

Bahan Aktif Status Resistensi Dosis
Buprofezin Masih efektif di sebagian besar daerah 400-500 ml/ha
Ethiprole Efektif, opsi rotasi penting 250-500 ml/ha
Dinotefuran Efektif untuk beberapa biotipe resisten imidakloprid 200-300 g/ha
Beauveria bassiana Biologis – tidak ada resistensi, tapi lebih lambat 1-2 kg/ha

Sawah padi dengan hopperburn akibat serangan wereng coklat

Alarm Hama Wereng – Pantau Sebelum Terlambat

Fitur Alarm Hama AI di AgriAgent Premium memantau risiko serangan wereng berdasarkan cuaca dan fase tanaman – notifikasi 7 hari sebelum risiko tinggi.

Download AgriAgent

Artikel terkait:
Cara Mengatasi Wereng Coklat: Panduan Lengkap |
Wereng Hijau: Vektor Tungro

WhatsApp X/Twitter Facebook LinkedIn Email