Penggerek Batang Padi: Sundep, Beluk, dan Strategi Pengendalian Tepat Sasaran
Kalau kamu menemukan padi di petak kamu tiba-tiba mati — batang mudah dicabut, di dalam batang ada ulat putih kecil — itu penggerek batang padi. Dan kalau itu terjadi di fase vegetatif awal, kamu baru saja kehilangan satu anakan produktif yang harusnya menghasilkan gabah.
Di Indonesia ada empat spesies penggerek batang yang umum menyerang padi, tapi yang paling merusak adalah penggerek batang kuning (Scirpophaga incertulas) dan penggerek batang putih (Scirpophaga innotata). Keduanya punya cara kerja mirip tapi musim serangan berbeda.
Kenali Gejalanya: Sundep vs Beluk
Gejala penggerek batang dibedakan berdasarkan fase tanaman saat diserang:
| Gejala | Fase Tanaman | Nama Lokal | Dampak |
|---|---|---|---|
| Pucuk tanaman muda layu, menguning, mudah dicabut — di dalam batang ada larva | Vegetatif (anakan aktif) | Sundep | Kehilangan anakan, tanaman mengompensasi dengan anakan baru tapi produksi tetap turun |
| Malai keluar tapi putih dan kosong tanpa gabah isi | Generatif (primordia-bunting) | Beluk | Kehilangan langsung karena malai tidak mengisi — lebih merusak dari sundep |
Ambang Ekonomi Penggerek Batang Padi
Sumber: BB Padi Sukamandi, Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan Kementan
Siklus Hidup dan Window Pengendalian
Ngengat penggerek batang aktif malam hari dan bertelur di permukaan daun padi dalam kelompok yang dilapisi rambut halus berwarna coklat kemerahan. Satu kelompok berisi 50-150 telur. Setelah menetas, larva kecil bergerak ke bawah dan menembus ke dalam batang — di sinilah mereka tidak bisa dijangkau insektisida kontak.
Ini kenapa timing pengendalian sangat penting: insektisida paling efektif saat larva baru menetas dan belum masuk ke dalam batang (1-3 hari setelah telur menetas), atau saat ngengat aktif sebelum bertelur.
| Metode Pengendalian | Cara | Efektivitas |
|---|---|---|
| Pengambilan kelompok telur | Periksa permukaan daun tiap 5-7 hari, ambil dan hancurkan kelompok telur berbulu | Tinggi untuk populasi rendah-sedang |
| Light trap | Lampu perangkap malam hari untuk tangkap ngengat dewasa — 1 unit per 4-5 ha | Monitoring sekaligus pengendalian populasi ngengat |
| Musuh alami: Telenomus | Parasitoid telur Telenomus rowani — lestarikan dengan tidak semprot insektisida selama populasi predator tinggi | Tinggi di sawah dengan ekosistem seimbang |
| Insektisida butiran (granul) | Karbofuran 3G atau klorantraniliprol GR — ditabur di sawah pada 1-2 MST | Tinggi — sistemik, diserap akar, melindungi dari dalam |
| Insektisida semprot | Klorantraniliprol 200 SC atau sipermetrin saat hitung larva/telur mencapai ambang ekonomi | Sedang — efektif sebelum larva masuk batang |

Tanam Serempak: Senjata Kolektif yang Paling Efektif
Ini yang sering dilupakan: penggerek batang paling efektif dikendalikan secara kolektif, bukan individual. Kalau satu petani tanam awal dan petani lain tanam 3 minggu kemudian di sawah sebelah, ngengat dari sawah yang sudah panen akan pindah ke sawah yang baru tanam. Tanam serempak dalam satu hamparan memutus siklus ini.
Kalender Tanam Serempak Lebih Mudah dengan AgriAgent
Fitur Kalender Tanam AgriAgent membantu PPL koordinasi jadwal tanam serempak di kelompok tani binaannya — semua petani bisa lihat jadwal yang sama dan dapat reminder otomatis.
Artikel terkait:
Penyakit Daun Padi: Panduan Identifikasi Lengkap |
Kalender Tanam Padi 2026 |
Cara Mengatasi Wereng Coklat