5 Tips Praktis Pengairan Sawah Sistem SRI Hemat Air

5 Tips Praktis Pengairan Sawah Sistem SRI Hemat Air

Sistem of Rice Intensification atau SRI adalah metode budidaya padi yang revolusioner – bukan karena pakai teknologi canggih, tapi justru karena mengubah cara kita memandang kebutuhan air padi. Selama ini kita percaya padi butuh banyak air. SRI membuktikan bahwa padi justru tumbuh lebih baik dengan lebih sedikit air, asal di waktu yang tepat.

Prinsip Dasar Pengairan SRI

Pengairan sawah sistem SRI hemat air

SRI menggunakan irigasi berselang berbeda dari metode konvensional yang mempertahankan genangan terus-menerus. Tanah dibiarkan mengering secara terkontrol hingga retak rambut (bukan retak lebar), lalu diairi kembali. Siklus basah-kering ini menciptakan kondisi aerobik di perakaran yang mendorong pertumbuhan akar lebih dalam dan lebih kuat.

Tip 1: Kenali Tanda Tanah Perlu Diairi

Jangan airi berdasarkan jadwal – airi berdasarkan kondisi tanah. Masukkan jari ke tanah sedalam 3-5 cm. Kalau terasa lembab dan sedikit menempel di jari, belum perlu diairi. Airi saat tanah sudah terasa kering dan mulai retak halus. Di cuaca normal, ini biasanya setiap 3-5 hari.

Tip 2: Pertahankan Genangan Dangkal saat Diperlukan

Di beberapa fase kritis seperti saat berbunga dan pengisian biji, pertahankan genangan dangkal 2-3 cm selama 3-5 hari. Jangan sampai kekeringan di fase ini karena risiko sterilitas pollen dan biji hampa sangat tinggi.

Tip 3: Keringkan Sawah 2 Minggu Sebelum Panen

Pengering sawah 10-14 hari sebelum panen memadatkan tanah untuk memudahkan panen mekanis, mempercepat pematangan seragam, dan mengurangi risiko kerebahan di fase akhir.

Tip 4: Monitor dengan Tensiometer Sederhana

Tensiometer porselen yang sederhana bisa membantu mengukur tegangan air tanah secara objektif. Alat ini tidak mahal dan bisa dipakai berkali-kali. Untuk SRI, airi saat tensiometer menunjukkan angka 30-40 centibar.

Tip 5: Dokumentasikan dan Evaluasi

Catat frekuensi penyiraman, kondisi tanaman, dan hasil panen. Di musim tanam pertama dengan SRI, hasilnya mungkin belum optimal karena tanaman masih beradaptasi. Tapi konsistensi akan menunjukkan peningkatan nyata di musim kedua dan ketiga.

Terapkan Tips Ini Lebih Mudah dengan AgriAgent

Monitor lahan, catat kegiatan tani, dan dapatkan rekomendasi AI dari ponselmu.

Download AgriAgent Gratis

WhatsApp X/Twitter Facebook LinkedIn Email