Wereng Padi di Jawa Barat: Biotipe, Musim Serangan, dan Varietas Aman

Wereng Padi di Jawa Barat: Biotipe, Musim Serangan, dan Varietas Aman

Jawa Barat adalah provinsi penghasil padi terbesar di Indonesia, dengan total produksi yang konsisten di angka 9-10 juta ton GKG per tahun. Karawang, Indramayu, Subang, Bekasi, dan Cianjur adalah nama-nama yang tidak asing dalam peta ketahanan pangan nasional. Tapi di balik angka produksi yang impresif, ada ancaman yang tidak pernah benar-benar pergi: wereng cokelat.

Wilayah pantai utara Jawa Barat – Karawang, Subang, Indramayu – adalah zona dengan risiko serangan wereng tertinggi di provinsi ini. Sistem sawah irigasi teknis yang sangat luas, pola tanam yang sering tidak serentak, dan kelembaban tinggi di dataran rendah menciptakan kondisi yang hampir sempurna untuk perkembangbiakan wereng sepanjang tahun.

Puncak Musim Serangan di Jawa Barat

Sawah padi Jawa Barat yang rawan wereng

Di Jawa Barat, serangan wereng paling parah biasanya terjadi di dua periode: Desember-Februari (puncak musim hujan, awal MT1) dan Juli-Agustus (pertengahan MT2). Periode paling kritis adalah saat pergantian musim – saat ada tanaman muda yang baru ditanam berdampingan dengan tanaman tua yang hampir panen di petak tetangga.

Kondisi ini menciptakan fenomena yang disebut petani lokal sebagai “wereng loncat” – wereng dari tanaman tua yang hampir panen bermigrasi ke tanaman muda di petak sebelah, menyebabkan infestasi yang terjadi hampir seketika dan sering mengejutkan petani yang baru saja menanam.

Varietas yang Direkomendasikan untuk Jawa Barat

Untuk daerah pantura Jawa Barat dengan risiko wereng tinggi: Inpari 32 dan Inpari 33 adalah pilihan utama. Ciherang yang masih sangat populer di wilayah ini mulai menunjukkan kerentanan terhadap biotipe wereng terkini di beberapa daerah – pertimbangkan untuk mulai beralih secara bertahap.

Untuk daerah dataran tinggi Jawa Barat seperti Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis: Inpari 13 masih sangat relevan dan punya rekam jejak yang baik di kondisi dataran tinggi. Mekongga juga masih bisa digunakan di wilayah yang riwayat serangannya tidak terlalu parah.

Kelembagaan Pendukung di Jawa Barat

Petani memantau kondisi padi di Karawang

BPTPH Jawa Barat yang berlokasi di Lembang memiliki laboratorium analisis hama yang bisa membantu konfirmasi identifikasi biotipe wereng dan pengujian resistensi insektisida. Layanan ini penting terutama saat insektisida yang biasa dipakai terasa tidak efektif lagi.

Kelompok tani yang terdaftar di BPP kecamatan bisa mengakses program Sekolah Lapang PHT (SL-PHT) yang memberikan pelatihan monitoring hama berbasis lapangan secara gratis. Program ini sudah terbukti meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola hama secara lebih efisien dan mengurangi ketergantungan pada pestisida.

Pantau Hama Wereng di Sawahmu dengan AgriAgent

Alarm hama AI AgriAgent memberi notifikasi dini sebelum wereng berkembang parah – langsung ke HP-mu.

Download AgriAgent Gratis
AgriAgent - solusi cerdas hadapi hama padi

Baca panduan lengkap: Hama Wereng Cokelat: Cara Mengenali, Mencegah, dan Membasminya Sebelum Terlambat.

WhatsApp X/Twitter Facebook LinkedIn Email

Tinggalkan komentar