Penyakit Daun Padi: 6 Jenis, Cara Identifikasi, dan Pengendalian Spesifik

Penyakit Daun Padi: 6 Jenis, Cara Identifikasi, dan Pengendalian Spesifik

Satu petak sawah, enam kemungkinan penyakit daun yang berbeda. Petani yang tahu membedakannya bisa ambil tindakan tepat. Yang tidak, semprotkan apa yang ada dan berharap.

Artikel ini adalah panduan identifikasi enam penyakit daun padi yang paling umum di Indonesia — dengan ciri khas yang bisa dibedakan di lapangan tanpa alat laboratorium.

Enam Penyakit Daun Padi yang Paling Sering Menyerang

Frekuensi Kejadian Penyakit Daun Padi di Indonesia (estimasi % dari total kasus)

35%Blas (Blast)
25%Hawar Daun Bakteri
20%Bercak Coklat
10%Tungro
10%Bercak Cercospora & Lainnya

Sumber: BB Padi, data pengamatan BPTPH 2023-2025

Penyakit Penyebab Gejala Khas Kondisi Favorit Pengendalian Utama
Blas daun Jamur Pyricularia oryzae Bercak wajik/belah ketupat, pusat abu-abu, tepi coklat-merah Suhu 22-28°C, embun pagi, defisiensi Si Varietas tahan, trisiklazol/isoprothiolane
Hawar daun bakteri Bakteri Xanthomonas oryzae Tepi daun mengering dari ujung ke pangkal, batas tegas, eksudat kuning Musim hujan, banjir, N berlebih Varietas tahan (Code, Angke), batasi N
Bercak coklat Jamur Bipolaris oryzae Bercak oval coklat dengan halo kuning, tersebar di daun tua Tanaman stres, defisiensi K, tanah masam Pupuk K berimbang, fungisida propikonazol
Tungro Virus RTSV + RTBV (ditularkan wereng hijau) Daun kuning-oranye, tanaman kerdil, anakan berkurang Populasi wereng hijau tinggi Varietas tahan, kendalikan wereng hijau
Bercak cercospora Jamur Cercospora oryzae Bercak coklat sempit (narrow) di daun tua menjelang panen Kelembaban tinggi, varietas rentan Fungisida, varietas tahan
Hawar pelepah Jamur Rhizoctonia solani Bercak elips coklat di pelepah daun bagian bawah, meluas ke atas Populasi rapat, N tinggi, suhu panas Kurangi populasi, trifloksistrobin

Cara Identifikasi di Lapangan Tanpa Alat

Tiga pertanyaan yang membantu mempersempit kemungkinan:

1. Di mana posisi gejala pertama kali muncul? Blast mulai dari daun mana saja. HDB mulai dari tepi daun. Bercak coklat mulai di daun tua bawah. Tungro mulai dari daun muda pucuk.

2. Bagaimana bentuk lesinya? Blast = wajik. HDB = memanjang dari tepi. Bercak coklat = oval dengan halo kuning. Cercospora = memanjang sempit seperti garis.

3. Ada eksudat atau tidak? HDB meninggalkan tetesan cairan kuning seperti embun di pagi hari — ini hampir patognomonis untuk HDB. Penyakit lain tidak ada eksudat seperti ini.

Berbagai gejala penyakit daun padi - blast, hawar daun bakteri, dan bercak coklat

Satu Lahan, Bisa Dua Penyakit Sekaligus

Ini yang sering diremehkan: satu petak sawah bisa terserang dua penyakit berbeda bersamaan. Blast dan bercak coklat sering co-occur pada kondisi stres tanaman. HDB dan hawar pelepah bisa muncul bersamaan di sawah dengan N tinggi.

Kalau melihat gejala campuran, ambil foto dari beberapa bagian tanaman yang berbeda dan diagnosa satu per satu — jangan coba cari satu obat yang cocok untuk semua masalah.

Diagnosa Penyakit Daun Padi dengan AI

Upload foto daun padi ke AgriAgent — AI bedakan blast dari HDB dari bercak coklat dan kasih rekomendasi fungisida atau bakterisida yang tepat.

Download AgriAgent

Artikel terkait:
Hawar Daun Bakteri Padi |
Penyakit Blas pada Padi |
Tungro Padi: Penyebab dan Pencegahan

WhatsApp X/Twitter Facebook LinkedIn Email