Unsur Hara untuk Cabai: Panduan Pemupukan Lengkap per Fase

Unsur Hara untuk Cabai: Panduan Pemupukan Lengkap per Fase

Cabai adalah tanaman yang “rakus” – butuh nutrisi dalam jumlah banyak dan konsisten sepanjang musim yang bisa berlangsung 4-6 bulan. Tapi memberi pupuk asal banyak bukan solusinya – cabai juga sangat sensitif terhadap ketidakseimbangan hara. Memahami kebutuhan spesifik per fase adalah kunci untuk produksi cabai yang optimal dan efisien biaya.

Karakteristik Kebutuhan Hara Cabai

Kebutuhan unsur hara cabai per fase pertumbuhan

Cabai menyerap N, P, K dalam jumlah yang jauh lebih tinggi dari padi per satuan luas. Tanaman cabai produktif menyerap sekitar 150-200 kg N/ha, 60-80 kg P2O5/ha, dan 200-250 kg K2O/ha per musim – dibandingkan padi yang sekitar 90-120 kg N/ha. Ini berarti program pemupukan cabai jauh lebih intensif dari padi.

Yang unik pada cabai: kebutuhan K sangat tinggi terutama di fase produksi buah. K mengontrol kualitas buah (warna, kepadatan, kadar air), ketahanan terhadap penyakit, dan kemampuan tanaman bertahan dalam kondisi stres. Petani yang kekurangan K sering mendapat cabai yang kurus, warna pucat, dan cepat busuk pasca panen.

Panduan Pemupukan Cabai per Fase

Fase Persemaian: Media semai yang baik dengan bahan organik tinggi sudah menyediakan nutrisi cukup untuk bibit muda. Hindari pupuk N berlebih di persemaian karena bisa menyebabkan bibit etiolasi (lemah dan tinggi tapi kurus).

Fase Vegetatif (tanam – 30 HST): N dominan untuk mendorong pertumbuhan daun dan batang. P penting untuk perkembangan akar yang kuat – sangat menentukan kemampuan tanaman menyerap nutrisi dan air sepanjang musim. Dosis awal: 150 kg NPK (15-15-15) + 50 kg urea/ha.

Fase Berbunga (30-60 HST): Mulai kurangi N, tingkatkan K dan B. N berlebih di fase ini menyebabkan bunga banyak gugur karena tanaman “fokus” tumbuh vegetatif bukan reproduktif. B sangat penting untuk perkembangan tabung serbuk sari – kekurangan B langsung menyebabkan bunga rontok sebelum terserbuki.

Pemupukan cabai pada fase berbunga dan produksi buah

Fase Produksi Buah (60 HST sampai panen): K mendominasi – tingkatkan KCl atau K2SO4 secara signifikan. Ca dan Mg juga penting untuk mencegah blossom-end rot dan kualitas buah yang baik. Hindari kelebihan N di fase ini – buah banyak air, warna pucat, tidak kompak, mudah busuk.

Pemupukan Daun (Foliar): Untuk cabai yang sudah berbuah, pupuk daun mengandung Ca, Mg, dan mikro sangat efektif dan cepat respons-nya. Semprotkan setiap 7-14 hari bersamaan dengan jadwal semprot pestisida untuk efisiensi.

Rekomendasi Pemupukan AI untuk Lahanmu

AgriAgent

AgriAgent merekomendasikan dosis dan waktu pemupukan yang tepat berdasarkan kondisi aktual lahanmu.

Download AgriAgent Gratis

Panduan lengkap: Unsur Hara: Pengertian, Fungsi, dan Panduan Lengkap untuk Petani.

WhatsApp X/Twitter Facebook LinkedIn Email